Hubungan antara Sikap Siswa terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Kemampuan Memahami Bacaan


Ketercapaian pembangunan nasional merupakan salah satu indikator tingginya mutu pendidikan. Oleh karena itu, sektor pendidikan Indonesia sudah seharusnya dapat menghasilkan insan-insan Indonesia yang berkualitas dan juga memiliki kearifan kepribadian diri dalam bertindak dengan kata lain seimbang antara akal dan perilaku. Keberhasilan pembelajaran pada ranah kognitif dipengaruhi oleh kondisi afektif siswa. Ada lima karakteristik afektif yang mempengaruhi hasil belajar siswa, yaitu sikap, minat, konsep diri, nilai, dan moral. Dalam kegiatan belajar sikap siswa dalam kegiatan belajar merupakan bagian penting untuk diperhatikan, karena aktivitas belajar siswa selanjutnya banyak ditentukan oleh sikap siswa.

Sikap manusia terhadap suatu objek perlu diungkap. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui pengetahuan seseorang tentang suatu objek, perasaan seseorang dalam menanggapi objek, serta kecenderungan seseorang untuk berbuat terhadap objek. Sikap adalah sekelompok keyakinan dan perasaan yang melekat tentang objek tertentu dan kecenderungan untuk bertindak terhadap objek tersebut dengan cara tertentu. Oleh sebab itu, sikap selalu bermakna bila dihadapkan kepada objek tertentu (dalam penelitian ini objek tersebut adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia).

Keluhan tentang rendahnya kemampuan membaca siswa di tingkat SMA tidak bisa dikatakan sebagai kelalaian seorang guru. Hal ini harus dikembalikan lagi kepada aktivitas siswa di dalam kelas. Bagaimana seorang siswa memiliki kemampuan memahami isi bacaan yang baik jika keaktifan siswa di dalam kelas masih kurang. Kenyataan yang ada saat ini menunjukkan soal-soal ujian anak Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagian besar menuntut pemahaman siswa dalam mencari dan menentukan pikiran pokok, kalimat utama, membaca grafik/tabel, dan sebagainya. Tanpa memiliki kemampuan membaca yang tinggi, mustahil siswa dapat menjawab soal-soal tersebut. Di sinilah peran penting membaca pemahaman untuk menentukan jawaban yang benar. Belum lagi dengan adanya standar nilai yang tiap tahun dinaikkan menuntut guru mata pelajaran Bahasa indonesia untuk dapat mencapai target tersebut. Baca lebih lanjut

MEMBACA PEMAHAMAN


Pengertian Membaca Pemahaman

Kegiatan membaca khususnya membaca pemahaman sangat penting bagi setiap siswa dan tidak dapat ditawar-tawar lagi. Hal ini didasarkan pada suatu pemikiran sebagian besar pemerolehan ilmu dilakukan oleh siswa melalui aktivitas membaca. Membaca pemahaman ialah membaca bahan bacaan dengan menangkap pokok-pokok pikiran yang lebih tajam dan dalam, sehingga terasa ada kepuasan tersendiri setelah bahan bacaan itu dibaca sampai selesai (Suhendar, 1992: 27). Baca lebih lanjut

HAKIKAT MEMBACA


Pengertian Membaca

Membaca merupakan satu dari empat keterampilan berbahasa dan merupakan bagian atau komponen dari komunikasi tulisan. Dalam hal ini penulis menyampaikan idenya melalui tulisan dan pembaca menemukan dan memahami ide tersebut melalui membaca. Adapun kemampuan bahasa pokok atau keterampilan berbahasa dalam kurikulum di sekolah mencakup empat segi, yaitu:

  • keterampilan menyimak/mendengarkan (Listening Skills,)
  • keterampilan berbicara (Speaking Skills),
  • keterampilan membaca (Reading Skills), dan
  • keterampilan menulis (Writing Skills).

Baca lebih lanjut